Showing posts with label merawat. Show all posts
Showing posts with label merawat. Show all posts

Friday, November 1, 2013

TIPS CARA MERAWAT BURUNG CUCAK JENGGOT AGAR RAJIN BERKICAU LINCAH DAN GACOR SERTA BANYAK VARIASI KICAUANNYA DAN SIAP JADI JAWARA

Seperti pada artikel yang sebelum-sebelumnya dan juga tidak berbeda jauh dengan artikel yang disampaikan oleh para penggemar burung kicauan yang ikut menyampaikan tips yang sangat hebat dan mantaB mengenai tata cara bagaimana cara merawat dan membentuk burung Cucak Jenggot menjadi lincah, rajin berkicau dan gacor.

Di sini saya akan mencoba menyampaikan sedikit pendapat saya dan juga sebagaian saya ambil dari teman-teman yang sudah meng-share tentang bagaimana tips dan caranya merawat burung kicauan terutama yang akan dibahas disini adalah burung Cucak Jenggot agar rajin berkicau (gacor).

Pada dasarnaya apa yang akan saya sampaikan ini tidak beda jauh dengan penulis-penulis lainnya mengenai tata cara bagaimana merawat dan memproes burung agar rajin bunyi dan gacor.

Berikut adalah tips dan caranya:

1. Pertama diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyakan para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara burung jantan dan betina. Jangan lupa, disamping kita pilih jenis kelamin terutama yang jantan perlu juga kita perlu memilih burung apalagi yang masih bakalan. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih bahan atau bakalan pada burung Cucak Jenggot yang bagus:

•    Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
•    Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah usahakan cari yang lurus, jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
•    Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
•    Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
•    Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
•    Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
•    Warna bulu tegas dan kering, diyakini memiliki irama lagu yang sangat panjang.
•    Memiliki Jambul dan Jenggot yang lebih besar. Burung akan mempunyai wibawa yang besar apabila berhadapan dengan burung Cucak Jenggot lain.

2. Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dan sore hari (tergantung cuaca) bisa dengan cara semprot pakai spray saja atu bisa juga dengan menggunakan keramba mandi, karena biasanya sekalipun kita mandikan dengan spray justru bagi si burung belum merasa itu sebagai mandi dan biasanya si burung setelah disemprot jika di sekitranya ada keramba mandi maka akan langsung nyebur, yaitu pada sekitar jam 7-an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi musim hujan.

3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam jika matahari benar-benar cerah dan boleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah cukup 1 - 1,5 jam-an saja, selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras yang kawasan sekitarnya cerah dan lebih diutamakan yang disekitar teras terdapat tanaman atau pepohonan yang lumayan rindang.

4. Sediakan makanan buah-buahan yang cukup setiap hari seperti, pisang, pepaya dan juga buah lainnya, bisa juga dengan voer yang berkualitas (voe kemasan) karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh burung.

5. Berilah makanan tambahan pada burung atau yang lebih dikenal dengan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 3 - 5 ekor dan sore demikian juga 3-4 ekor, bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 1-2 hari, cukup 2 hari sekali dan juga berikan kroto sebagai variasi jenis EF lainnya yang juga sanghat dianjurkan.

6. Lakukan pemasteran suara, baik melalui suara burung secara langsung seperti misalnya didekatkan dengan burung-burung dengan suara yang indah dan unik namun diusahakan yang sudah gacor, seperti dengan sesama burung Cucak Jenggot namun diusahakan yang sudah gacor dan lebih diutamakan yang sudah pernah dilombakan dan bisa juga dengan menggunakan suara burung dalam bentuk MP3 yang sudah pernah jadi jawara (bisa download di internet) dengan settingan suara yang bisa membuat burung  bisa berlatih dan terbiasa dengan suara tersebut. 

7. Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Demikian sedikit tips yang bisa saya sampaikan.
Semoga bermanfaat.

Sedikit tambahan, bahwa tips di sini tidak mutlak harus dilakukan persis karena terkadang tergantung kebiasaan si burung. 

Salam kicau mania ! 

Tuesday, October 22, 2013

Cara Merawat Kucing Anggora dan Tips Budidaya Kucing Persia

cara merawat kucing anggora, tips merawat kucing, kucing anggora, merawat kucing, budidaya kucing

Cara merawat kucing anggora atau kucing persia sama halnya seperti merawat kucing dari jenis lain, namun ada beberapa hal yang butuh perhatian lebih dalam merawat kucing hias ini, seperti kesehatannya, asupan makanannya dan kesehatan atau kebersihan kandangnya.

Bahkan sekarang semakin banya pecinta kucing yang sengaja membudidayakan kucingnya, selain menyalurkan hoby nya mereka juga mendapat keuntungan yang lumbayan besar dari budidaya kucing ini, karena permintaan terhadap kucing hias semakin meningkat.

Makanan untuk Kucing

 

Cara merawat kucing anggora atau persia yang pertama harus diperhatikan adalah makanan yang diberikan, karena makanannya harus memiliki kandungan nutrisi yang seimbang supaya tidak berdampak buruk pada perkembangannya.

Makanan untuk kucing beragam jenisnya, ada makanan kering, setengah kering dan makanan kaleng atau basah. Untuk menghindari kejenuhan berikan makanan secara bergantian jenisnya.

Makanan kucingpun ada yang khusus untuk anak kucing, kucing dewasa, kucing yang sedang hamil, dan khusus untuk kucing yang lagi menyusui. Hal-hal tersebut sangat penting untuk kesehatan hewan peliharaan kita agar tetap sehat. Untuk mendapatkan makanan tersebut kita bisa dapatkan di toko perlengkapan hewan peliharaan (petshop).

Mengenai asupan makanan pada kucing harus diperhatikan dosisnya, kucing yang terlalu gemuk akan berpengaruh terhadap kesehatannya seperti, sendi-sendi pada tulang kucing akan sakit ketika berggerak, sel pada hati akan tertutup lemak akibatnya darah tidak maksimal membersihkan racun, dan kucing yang terlalu gemuk akan mengakibatkan kemandulan. Berat normal kucing jenis ini biasanya 2,5 – 5 kg.

Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Kucing

 

Seminggu sekali usahakan kucing dikeramas dengan menggunakan shampo khusus yang dapat membasmi kutu dan jamur, kemudian disisir dengan sisir logam agar bulunya tidak kusut.

Dan yang perlu diperhatikan juga dalam hal kebersihan kucing yaitu bagian telinga dan kukunya, telinganya dapat dibersihkan dengan baby oil menggunakan cotton bud kemudian kukunya harus sering dipotong. Dan yang terakhir kucing harus disuntik vaksin agar tidak tertular penyakit.

Jenis vaksin yang diberikan pada kucing berumur 8 – 9 minggu yaitu vaksin FPL, FVR, dan FCV. Setelah berumur 12 minggu vaksin yang disuntikan FeLV. Dan pada usia 16 minggu diberikan suntikan anti Rabies.

Menjaga Kebersihan Kandang Kucing


Kandang kucing selain harus dibersihkan setiap hari perlu juga diberikan cairan desinfektan atau obat sucihama. Simpan kandang kucing di dalam rumah atau runagan khusus yang terkena sinar matahari supaya kucing merasa nyaman, dan jangan sekali-kali kucing dibiasakan tidur di tempat tidur kita, karena apabila kucing sedang mengidap penyakit kita bisa tertular.

Kemudian sediakan wadah plastik yang diisi pasir khusus untuk berak dan kencing kucing yang dapat dicuci dan dijemur untuk nanti dipergunakan lagi. Dan kucing kita latih untuk membuang kotorannya disitu supaya tidak jorok.

Penyakit yang Sering Menyerang Kucing


1.    Muntah dan Diare
Penyebabnya : Parasit, radang perut, dan kanker
Dampaknya: Kucing akan lemah karena kekurangan cairan tubuh
Cara menanggulanginya: Secepatnya dibawa ke dokter

2.    Bersin-bersin
Penyebabnya: Virus, bakteri atau cendawan
Dampaknya: Hidung terlihat bengkak dan merah-merah
Cara menanggulanginya: Secepatnya dibawa ke dokter

3.    Kulit Gatal
Penyebabnya: Kutu, infeksi, atau jamur
Dampaknya: Kucing akan menggaruk dan menjilati seluruh tubuhnya, kuliit yang gatal akan bernanah dan kurap.
Cara menanggulanginya: Kucing dimandikan menggunakan shampo anti kutu dan jamur.

4.    Demam
Dampaknya: Kucing tidak mau makan dalam waktu 24 jamdan tubuhnya melemah
Cara menanggulanginya: Secepatnya dibawa ke dokter

Tips Budidaya Kucing (Mengawinkan kucing) 


1.    Kucing betina atau jantan  dikawinkan pada masa subur
2.    Masa birahi betina terjadi selama 2 – 4 hari dan akan ber ulang setiap 2 minggu sekali
3.    Masa birahi jantan terjadi sepanjang tahun selama kucing tersebut sehat
4.    Kucing betina sudah bisa dikawinkan setelah ber umur 1 tahun
5.    Kucing jantan siap untuk dikawinkan setelah umur 1,5 tahun
6.    Kucing betina harus dalam keadaan sehat
7.    Kucing betina sudah divaksin terlebih dahulu
8.    Bersih dari jamur dan kutu
9.    Memilih jantan yang masih satu ras

Kita bisa mengetahui ciri-ciri kucing yang sedang birahi seperti, sering mengeong dengan suara keras secara terus mmenerus dan sering berguling-guling di lantai. Setelah ada ciri seperti itu segera pertemukan dengan kucing jantan. Namun biasanya pada pertama kali disatukan kucing betina berusaha menolak. Biarkan mereka menyatu dalam kandang khusus. 

Tanda Kucing sedang Hamil
1.    Putting susu mulai membesar
2.    Kulit disekitar putting susu berwarna merah muda
3.    Bulu-bulu disekitar putting susu menipis
4.    Perutnya akan Nampak membesar
5.    Berat badan bertambah 1 – 2 kg 
6.    Dan masa kehamilan kucing biasanya 63 – 65 hari.

cara merawat kucing anggora, cara merawat kucing, tips merawat kucing, budidaya kucing

Cara Merawat Anak Kucing

Anak kucing yang baru lahir matanya masih tertutup, apabila sudah berumur seminggu baru mata anak kucing akan membuka. Anak kucing yang sudah berumur 4 atau 5 minggu sudah boleh dimandikan supaya bulunya bersih dan tidak banyak kutu.

Anak kucing sudah bisa makan sendiri apabila sudah berumur 3 – 5 minggu dan setelah menginjak umur 8 minggu anak kucing sudah bisa disapih atau dipisahkan dengan induknya. Setelah ber umur 13 minggu maka anak kucing haris segera divaksin untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Supaya anak kucing dapat tumbuh dengan baik berikan makanan khusus anak kucing dan sesekali beri vitamin khusus kucing.